LIVE NEWS

Buku Kanda-Kinda Jadi Bacaan Favorit Anak di Area Kunjungan Rutan Kandangan

KANDANGAN, MetroBanjar.com – Kehadiran Buku Pemasyarakatan Kanda-Kinda untuk Anak di area kunjungan Rutan Kelas IIB Kandangan mendapat respons positif dari para pengunjung. Buku yang dikemas dengan cerita dan ilustrasi ramah anak tersebut kini menjadi salah satu bacaan favorit anak-anak yang datang bersama keluarga untuk mengunjungi warga binaan.

Di ruang tunggu dan area kunjungan, anak-anak tampak antusias membuka lembar demi lembar buku sambil menunggu giliran bertemu anggota keluarga mereka. Selain membantu mengisi waktu, buku tersebut juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui cerita sederhana yang mudah dipahami.

Buku Kanda-Kinda dirancang untuk mengenalkan dunia pemasyarakatan kepada anak-anak dengan cara yang edukatif dan bersahabat. Melalui tokoh dan cerita yang menarik, anak-anak diajak memahami nilai-nilai positif seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan pentingnya berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengatakan bahwa penyediaan Buku Kanda-Kinda merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan kunjungan yang lebih ramah anak sekaligus mendukung budaya literasi.

"Kami ingin anak-anak yang datang ke rutan tetap mendapatkan pengalaman yang positif. Buku Kanda-Kinda hadir tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang mengenalkan nilai-nilai baik kepada mereka," ujarnya.

Menurut David, pendekatan literasi menjadi salah satu cara efektif untuk menciptakan suasana kunjungan yang lebih nyaman dan bermakna. Anak-anak tidak hanya menunggu, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru melalui kegiatan membaca.

Sejumlah orang tua mengaku senang dengan adanya buku tersebut. Mereka menilai anak-anak menjadi lebih tenang dan antusias selama berada di area kunjungan. Kehadiran bacaan yang sesuai usia juga membuat waktu tunggu terasa lebih bermanfaat.

Ke depan, Rutan Kandangan berkomitmen terus mengembangkan fasilitas literasi di area kunjungan, termasuk menambah koleksi bacaan yang menarik bagi anak-anak. Langkah ini sejalan dengan upaya menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, ramah keluarga, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui budaya membaca.

Posting Komentar