Dari Rutan Kandangan, Warga Binaan Belajar Potong Rambut untuk Bekal Masa Depan
KANDANGAN, INFO_PAS — Menjalani masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Kandangan tidak hanya tentang mengikuti aturan dan menyelesaikan masa pidana. Warga binaan juga diberi kesempatan untuk mempelajari keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Salah satunya melalui pembinaan kemandirian berupa pelatihan potong rambut. Dalam kegiatan ini, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk mengenal dan mempraktikkan keterampilan dasar barber, mulai dari penggunaan alat hingga teknik memotong rambut.
Pelatihan dilakukan secara praktik sehingga warga binaan tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga langsung mencoba teknik yang dipelajari. Proses tersebut memberikan pengalaman bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan secara bertahap.
Bagi warga binaan, keterampilan potong rambut dapat menjadi salah satu pilihan untuk dikembangkan setelah selesai menjalani masa pembinaan. Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri.
Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengatakan pembinaan kemandirian diarahkan agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Harapannya, keterampilan yang mereka dapat selama di sini tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan saja. Setelah kembali ke masyarakat, keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk bekerja atau membuka usaha secara mandiri,” ujar David.
Pembinaan kemandirian menjadi salah satu bagian dari upaya Rutan Kandangan mempersiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana. Keterampilan yang diberikan disesuaikan dengan kegiatan yang dapat dipelajari dan dikembangkan secara praktis.
Melalui pelatihan potong rambut, warga binaan tidak hanya belajar menggunakan alat dan teknik dasar, tetapi juga membangun kepercayaan diri serta pengalaman kerja yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi.
Rutan Kandangan terus mendorong pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama berada di dalam rutan dapat menjadi modal untuk memulai kembali kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat.
.jpeg)
Posting Komentar